Mahasiswa Sistem Komputer UNPAM Serang Kembangkan Sistem Monitoring Konsumsi Listrik Berbasis IoT
Published on: 7 Sep 2026

Karya Tulis, Penelitian
Serang – Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) terus
menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan kemudahan dalam kehidupan
sehari-hari, termasuk dalam pengelolaan dan pemantauan penggunaan energi
listrik. Teknologi IoT memungkinkan proses monitoring dilakukan secara real-time,
sehingga pengguna dapat memperoleh informasi konsumsi energi dengan lebih
cepat, praktis, dan terukur.
Inovasi tersebut dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi Sistem Komputer
S-1 Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang, Rinda Ardiani (NIM:
221091900091), melalui penelitian skripsi berjudul “Implementasi
Internet of Things (IoT) untuk Monitoring Konsumsi Energi Listrik Rumah Tangga
Menggunakan ESP32 dan Sensor PZEM-004T”.
Penelitian ini diterapkan pada salah satu rumah di Perumahan Cikande Permai
dengan tujuan untuk membantu pemilik rumah dalam mengetahui kondisi dan jumlah
konsumsi energi listrik dari berbagai perangkat elektronik secara akurat serta
terdokumentasi secara otomatis.
Dalam implementasinya, sistem menggunakan ESP32 sebagai pusat
pengolahan sekaligus pengiriman data. Sementara itu, sensor PZEM-004T
digunakan untuk mengukur berbagai parameter kelistrikan, meliputi tegangan,
arus, daya, dan konsumsi energi listrik.
Data hasil pengukuran kemudian dikirimkan secara otomatis melalui jaringan
internet dan ditampilkan pada aplikasi Blynk yang dapat diakses melalui
smartphone. Sistem mampu memberikan respons pemantauan dalam waktu sekitar 2–3
detik. Selain ditampilkan secara real-time, data penggunaan energi juga
direkam dan disimpan secara otomatis ke dalam Google Sheets sebagai
basis data untuk kebutuhan rekapan dan analisis konsumsi listrik.
Pengujian sistem dilakukan terhadap sejumlah perangkat elektronik rumah
tangga, di antaranya charger ponsel, charger laptop, kipas angin, televisi,
kulkas satu pintu, rice cooker, serta mesin cuci dua tabung. Setiap
perangkat diuji sebanyak tiga kali untuk mengetahui tingkat ketelitian dan
konsistensi hasil pengukuran.
Berdasarkan hasil pengujian, sistem yang dikembangkan menunjukkan tingkat
akurasi yang tinggi apabila dibandingkan dengan alat ukur digital sebagai
perangkat pembanding. Rata-rata tingkat akurasi pengukuran mencapai 99,89%
untuk tegangan, 98,68% untuk arus, serta 98,65% untuk daya dan
energi listrik.
Tidak hanya menampilkan parameter kelistrikan, sistem ini juga mampu
memberikan informasi mengenai estimasi biaya penggunaan listrik berdasarkan
jumlah konsumsi energi dalam satuan kilowatt-hour (kWh). Fitur tersebut
diharapkan dapat membantu pengguna dalam memahami pola penggunaan listrik dan
meningkatkan kesadaran terhadap konsumsi energi di lingkungan rumah tangga.
Melalui pemanfaatan ESP32, sensor PZEM-004T, aplikasi Blynk, dan Google
Sheets, penelitian ini membuktikan bahwa teknologi Internet of Things dapat
diimplementasikan sebagai solusi monitoring energi listrik rumah tangga yang
praktis, terukur, dan mudah diakses.
Pengembangan sistem ini menjadi salah satu bentuk implementasi kompetensi mahasiswa Program Studi Sistem Komputer Universitas Pamulang Kampus Serang dalam mengintegrasikan teknologi perangkat keras, sensor, jaringan internet, dan sistem monitoring berbasis Internet of Things. Ke depan, pengembangan teknologi serupa diharapkan dapat mendukung terciptanya sistem pengelolaan energi yang lebih efisien dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan energi listrik secara bijak.




